Praktek Shalat Jamak Taqdim dan Jamak Ta'khir

A. Cara Melaksanakan Shalat Jamak Taqdim
. Niat (Shalat Jamak Dhuhur dengan Ashar)

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَقْدِيْمًا مَعَ الْعَصْرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
artinya:"Saya shalat fardlu dhuhur empat rakaat dengan cara jamak taqdim dengan Ashar karena Allah ta'ala"

Setalah takbiratul ihram, langsung membaca bacaan shalat sama seperti shalat fardlu. Setelah selesai, maka langsung mendirikan shalat ashar tanpa ibadah lain atau jarak waktu yang lama.

B. Cara Melaksanakan Shalat Jamak Ta'khir
Niat (Shalat Jamak Dhuhur dengan Ashar)

اُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأْخِيْرًا مَعَ الظُّهْرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Artinya: "Saya shalat fardlu Ashar empat rakaat dengan cara jamak ta'khir dengan ashar karena Allah".

Setalah takbiratul ihram, langsung membaca bacaan shalat sama seperti shalat fardlu. Setelah salam, langsung mengerjakan shalat dhuhur tanpa jarak waktu yang lama.

Perbedaan antara shalat jamak taqdim dan shalat jamak ta'khir hanya pada waktu pelaksanaan dan niatnya. Shalat jamak taqdim dilakukan pada waktu shalat yang pertama. Contoh: Shalat dhuhur dengan ashar, dilakukan pada waktu dhuhur. Atau shalat magrib dengan isya, dilakukan pada waktu magrib. Sedangkan shalat jamak ta'khir dilakukan pada waktu shalat yang kedua. 
Contoh: shalat dhuhur dengan ashar dilakukan pada waktu ashar atau shalat magrib dengan isya dilakukan pada waktu isya.

Ada satu hal yang perlu diingat dalam melaksanakan shalat jamak ta'khir. Ulama berbeda pendapat dalam pelaksanaan shalat jamak ta'khir. Ada yang berpendapat bahwa jamak ta'khir harus melaksanakan shalat yang pertama dulu baru kedua. Contoh: shalat dhuhur dengan ashar dilakukan pada waktu ashar dan pelaksanannya shalat dhuhur dulu baru ashar. Ada juga yang berpendapat bahwa harus melaksanakan shalat ashar dulu baru dhuhur. 
Demikian pula dalam pelaksanaan shalat magrib dan isya.

Comments