Kenapa Sayyidina Abbas r.a. Jarang sekali ada di riwayat Hadits?

Abbas r.a. merupakan paman Rasulullah SAW yang masuk Islam selain Hamzah r.a. Namun keberadaan Abbas r.a. tidak bersama Rasulullah saat di Madinah. Ia masih tetap tinggal di Mekah dan tidak berhijrah hingga peristiwa Fathul Mekah.

Bahkan Abbas termasuk orang yang memerangi Rasulullah SAW saat peristiwa perang Badar, namun itu juga karena dipaksa oleh tokoh-tokoh kafir Quraisy.

Sebelum perang Badar, Rasulullah SAW berpesan kepada kaum muslimin untuk tidak membunuh Abbas r.a. karena ia termasuk orang yang dipaksa untuk memerangi kaum muslimin. Namun karena ia ikut bersama orang kafir Quraisy dan memerangi kaum muslimin, akhirnya Abbas menjadi tawanan perang kaum muslimin. Rasulullah dan kaum muslimin membebaskan Abbas dengan uang tebusan. Kemudian Rasulullah memberikan izin kepada Abbas untuk tetap tinggal di Mekah.

Selama di Mekah, Abbas masih menyembunyikan keislamannya, namun ia tidak berkhianat kepada Rasulullah. Abbas bertugas untuk menjadi mata-mata di kota Mekah. Apapun yang terjadi di Mekah yang menyangkut kepada kaum muslimin, ia langsung laporkan kepada Rasulullah di Madinah. Bahkan ia pernah mengirimkan utusan untuk membawa surat yang berisi tindakan kaum kafir Mekah untuk memerangi kaum muslimin sebagai pembalasan kekalahan di perang Badar.

Nah, dari situlah kenapa Abbas r.a. sangat jarang ada di riwayat hadits, karena Abbas r.a. tinggal di kota Mekah. Berbeda dengan Abu Hurairah r.a. walaupun baru masuk Islam ia banyak meriwayatkan hadits.

Comments