Kedudukan Air Dalam Bersuci

Air Suci dan Menyucikan (Sebagai Alat Bersuci)

    Tahukah kamu, terbagi menjadi berapa bagian air untuk bersuci? Alat yang paling utama untuk bersuci adalah air. Namun tidak semua air dapat digunakan sebagai alat bersuci. Untuk mengetahui air yang dapat digunakan bersuci, maka kita harus mengetahui air di tinjau dari pembagiannya dan ditinjau dari segi hukum penggunaannya.

Secara garis besar, alat yang dapat digunakan untuk thaharah ada dua mcam, yaitu air dan benda-benda selain air (benda padat). Air merupakan alat thaharah yang utama. Meskipun demikian, tidak semua air dapat kita gunakan untuk thaharah.

 Namun tidak semua air dapat digunakan untuk bersuci, seperti air kopi, teh, atau air yang terkena najis. Berikut adalah air yang suci dan menyucikan:

    1. Air Hujan

 وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً لِيُطَهِّرَكُمْ

Artinya: ”Allah menurunkan air (hujan) dari langit kepadamu untuk menyucikan kamu” (QS. Al-Anfal (8): 11.)

    2. Air dari mata air

        Air dari mata air adalah air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah yang tidak terpengaruh oleh musim. Contoh air pada mata air sungai berantas.

    3. Air laut

        Berdasarkan Hadis dari Abu Hurairah RA, ia berkata: ”Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw, ”Wahai Rasulullah, kami berlayar mengarungi lautan dan hanya membawa sedikit air. Jika kami menggunakannya untuk berwudhu, kami akan mengalami dahaga. Bolehkah kami berwudhu dengan air laut?” Rasulullah menjawab: ”Air laut itu suci, dan bangkai (yang terdapat didalamnya) halal (dimakan)” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

    4. Air sungai

    5. Air sumur

    6. Air Es/ Salju

    7. Air Embun


Comments