Tata Cara Penyembelihan

     Ada dua macam cara dalam menyembelih binatang, yakni cara yang sempurna dan tata cara yang sah tetapi tidak sempurna. Penyembelihan binatan yang sah yang menjadikan binatang sembelihan halal dimakan ialah penyembelihan yang memenuhi rukun-rukun dan syarat yang sah. Jika penyembelih ingin mendapatkan pahala yang sempurna, maka dia harus memerhatikan kesunahan-kesunahan dalam penyembelihan.

Berikut tata cara dan tahapan menyembelih binatang yang sempurna.

       1. Menyebut nama Allah dengan membaca kalimat basmalah

            Hukum membaca basmalah dalam hal ini sunnah dalam madzhab Syafi'i sehingga tidak membaca basmalah baik disengaja maupun lupa, tidak memengaruhi kehalalan sembelihan karena Allah SWT. menghalalkan sembelihan Ahli Kitab mesekipun mereka tidak menyebut nama Allah pada saat menyembelih. Allah berfirman:

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ

Artinya: "Dan janganlah kamu memakan dari apa (daging hewan) yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah, perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan". (Q.S. Al-Maidah: 121)

    Maksud dari firman Allah di atas yaitu larangan memakan daging binatang yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah dan dipersembahkan untuk selain Allah, seperti binatang yang dijadikan sajen untuk berhala atau jin.

    Imam Abu Hanifah menganggap bahwa hukum menyebut nama Allah pada saat menyembelih adalah wajib. Jika penyembelih meninggalkannya, baik karena lupa atau disengaja, maka binatang sembelihannya haram dimakan menurut imam Abu Hanifah.

2. Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

3. Menjauhkan binatang yang akan disembelih dari binatang lainnya agar tidak dapat melihat binatang yang disembelih

4. Membawa binatang yang akan disembelih ke tempat penyembelihan dengan lembut

5. Menajamkan pisau yang akan digunakan untuk menyembelih agar mengurangi rasa sakit pada binatang

6. Binatang yang akan disembelih, digulingkan ke sebelah kiri rusuknya agar memudahkan orang yang akan menyembelihnya untuk memegang pisau dengan tangan kanan dan memegang kepala binatang dengan tangan kiri

7. Menghadapkan binatang yang akan disembelih ke arah kiblat pada saat akan disembelih

8. Orang yang menyembelih juga menghadap kiblat

9. Menjalankan pisau dengan lembut dan ditekan

10. Memotong saluran pernafasan (al-hulqum), saluran makan (Al-Mari'), dan dua urat leher yang kiri dan kanan leher binatang yang disembelih agar cepat mati.

11. Tidak memindahkan binatang yang sudah disembelih sampai ruhnya benar-benar telah keluar.

Comments