Marga kahlan yang meninggalkan Yaman
1. Azd, mereka meninggalkan Yaman setelah mengikuti pendapat pemuka dan sesepuh mereka, Imran bin Amr Muzaiqiya'. Mereka berpindah-pindah di negeri Yaman dan mengirim para pemandu, lalu menempuh arah utara dan timur. Berikut rincian tempat-tempat yang terakhir pernah mereka tinggali setelah perjalanan mereka tersebut:
Tsa'labah bin Amr dari al-Azd pindah menuju Hijaz, lalu menetap di antara (tempat yang bernama) Tsa'labiyah dan Dziqar. Setelah anaknya dewasa dan kekuasaannya menguat, dia beranjak menuju Madinah, menetap dan bertempat tinggal di sana. Di antara anak keturunan Tsa'labah ini adalah Aus dan Khazraj, yaitu dua orang anak dari Haritsah bin Tsa'labah.
Di antara keturunan mereka tersebut ada yang berpindah dan menetap di kawasan Hijaz, yaitu Haritsah bin Amr (dialah Khuza'ah) dan anak keturunannya, hingga kemudian singgah di Marr azh-Zhahran, lalu menguasai tanah suci dan mendiami Makkah serta mengekstradisi penduduk aslinya, suku-suku Jurhum.
Sedangkan Imran bin Amr singga di Omman lalu menetap di sana bersama anak-anak keturunannya, yaitu Azd Omman. Kabilah-kabilah lainnya, yaitu kabilah-kabilah Nashr bin al-Azd menetap di Tuhamah. Mereka ini lebih dikenal dengan nama Azd Syanuah.
Jafnah bin Amr berangkat menuju ke wilayah Syam dan menetap di sana bersama anak keturunannya. Dialah bapak para raja al-Ghassaniah. Kata al-Ghassaniah tersebut merupakan sumber air di Hijaz yang dikenal dengan nama Ghassan. Sebelum pindah ke wilayah Syam, mereka ini pernah singgah di sana terlebih dahulu.
2. Lakhm bin Judzam, mereka pindah ke bagian timur dan utara. Di kalangan Lakhm ini terdapat seorang yang bernama Nashr bin Rabi'ah. Dia adalah bapak raja-raja al-Manadirah di Hirah.
3. Bani Thayyi', setelah perjalanan yang dilakukan oleh Azd, mereka pindah ke arah utara hingga singgah di kawah dua bukit; Aja' dan Salma, dan akhirnya tinggal di sana sehingga kedua gunung tersebut itu kemudian di kenal dengan nama dua gunung Thayyi'.
4. Kindah; mereka singgah di Bahrain, kemudian mereka terpaksa meninggalkannya dan singgah di Hadhramaut. Agaknya, mereka mengalami cobaan yang sama seperti ketika berada Bahrain. Mereka kemudian mampir di Najd. Disana, mereka membentuk pemerintahan besar dan diperhitungkan namun pemerintahan itu demikian cepat tumbang tanpa meninggalkan bekas sedikitpun. Ada lagi satu kabilah dari suku Himyar yaitu Qudha'ah, terlepas dari masih diperselisihkan penisbatannya kepada Himyar, yang meninggalkan Yaman dan bermukim di daerah pedalaman as-Samawah yang terletak di pinggiran Iraq.
Comments