Posts

Pengertian Shalat Sunnah Berjamaah dan Munfarid

A. Shalat Sunnah Berjamaah  Ada beberapa shalat sunnah yang bisa dilakukan secara berjamaah. Shalat sunnah yang dapat dilakukan secara berjamaah diantaranya sebagai berikut: 1. Shalawat Tarawih ialah shalat pada waktu malam pada bulan Ramadlan. Shalawat tarawih juga bisa dilakukan secara munfarid 2. Shalat Witir ialah shalat yang ganjil bilangan rakaatnya. Shalawat witir boleh juga dilakukan secara munfarid. 3. Shalat 'Idain (Shalat 3 hari raya) adalah shalat yang dikerjakan pada hari raya idul fitri pada tanggal 1 Syawal Hijriyah dan hari Idul Adha yang dikerjakan pada tanggal 10 Dzulhijjah tahun Hijriyah B. Shalat Sunnah Munfarid Ada beberapa shalat sunnah yang dilakukan secara munfarid. shalat sunnah yang dilakukan secara munfarid, di antaranya sebagai berikut: 1. Shalat Sunnah Rowatib Yaitu shalat sunnah yang mengikuti atau mengiringi shalat fardu lima waktu. Hukum shalat sunnah rowatib adalah sunnah muakkadah. 2. Shalat Tahajud Yaitu shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu ma...

Shalat Sunnah Berjamaah dan Munfarid

 Shalat merupakan tanda pengabdian dan kepatuhan seseorang kepada Allah SWT. Dalam shalat, manusia hanya berhubungan dengan Allah. Shalat merupakan wujud keislaman dan keimanan seseorang. Ada berbagai ketentuan dalam melaksanakan ibadah shalat, baik tata cara maupun waktunya. shalat lima waktu merupakan tugas utama ibadah setiap muslim. Untuk mencapai kekhusuyu'an dalam shalat sangat sulit. Oleh karena itu, untuk menyempurnakan ibadah shalat wajib, setiap muslim dianjurkan melaksanakan shalat sunnah. melaksanakan shalat sunnah sama seperti melaksanakan shalat fardu lima waktu baik gerakan maupun bacaannya, yaitu dimulai dari takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Shalat sunnah merupakan shalat yang dianjurkan untuk dikerjakan karena di dalamnya terkandung berbagai keutamaan. Di antara keutamaan shalat sunnah adalah menyempurnakan ibadah shalat wajib yang belum sempurna. Ibadah shalat sunnah dapat dilaksanakan di rumah atau di masjid. Shalat sunnah cukup banyak macamnya, ada ya...

Cerita Orang Sholeh Meninggal Setelah Mendengar Ayat Al-Quran

Image
 Manshur Ibn Ammar r.a. berkata: "Suatu hari aku singgah di kota Mekah. Ketika aku berjalan pada kegelapan malam, aku mendengar tangisan memelas seorang laki-laki dari dalam sebauh rumah. Lelaki itu berkata, "Ya Tuhanku, demi kemuliaan dan keagungan-Mu, hamba tidak bermaksud mendurhakai-Mu dengan kemaksiatan-kemaksiatan hamba, tetapi hamba berbuat maksiat itu karena ketidaktahuan hamba akan siksa-Mu. Dengan tali siapa hamba berpegang teguh jika Engkau memutuskan tali-Mu dari hamba? Oh betapa berdosanya hamba! Tolonglah hamba Ya Allah! Manshur Ibn Ammar meneruskan, "Ucapan lelaki itu membuatku menangis. Akupun berhenti di depan rumahnya dan membacakan ayat untuknya Q.S. At-Tahrim ayat 6. " Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa...

PAI KELAS 7, Kandungan Q.S. Al-Mujadilah Ayat 11 dan Q.S. Ar-Rahman ayat 33

Image
Maksud dari Q.S. Al-Mujadilah ayat 11 dapat dipahami sebagai berikut. 1. Para sahabat berlomba-lomba mencari tempat yang dekat dengan Rasulullah SAW. agar mudah mendengar perkataan yang beliau sampaikan kepada mereka. 2. Perintah memberikan tempat kepada orang yang baru datang merupakan anjuran, jika memungkinkan dilakukan untuk menumbuhkan rasa persahabatan antara sesama yang hadir. 3. Orang yang memberikan kelapangan kepada hamba Allah dalam melakukan perbuatan baik, maka Allah akan memberi kelapangan kepadanya dunia dan akhirat. 4. Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman, berilmu, dan beramal shaleh. 5. Allah mengetahui segala yang dikerjakan hamba-hamba-Nya. Oleh karena itu, Dia akan memberikan balasan dengan seadil-adilnya.  Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Pemurah terhadap hambanya, walaupun demikian manusia dan jin tidak bileh berbuat sekehendak nafsunya karena hal itu dilarang Allah SWT. Hal-hal yang dapat dipahami dari maksud ayat ini adalah sebagai berikut: 1. A...

Nama-nama Kitab Allah dan Rasul yang Menerimanya

Image
Kitab-kitab Allah yang wajib kita yakini ada empat, yaitu: 1. Kitab Taurat Kitab Taurat diwahyukan Allah kepada Nabi Musa a.s. di bukit Tursina (Mesir) sekitar abad ke 12 Sebelum Masehi. Kitab Taurat diturunkan Allah kepada Nabi Musa a.s. untuk pedoman hidup bagi Bani Israil (keturunan Nabi Ya'qub). Pokok ajaran kitab Taurat adalah tentang akidah (tauhid) dan hukum-hukum syari'at. Allah SWT berfirman: Artinya: "Sungguh, Kami yang menurunkan Kitab Taurat; di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya. Yang dengan Kitab itu para Nabi yang berserah diri kepada Allah memberi putusan atas perkara orang Yahudi, demikian juga para ulama dan pendeta-pendeta mereka, sebab mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadap-Nya...." (Q.S. Al-Maidah : 44) 2. Kitab Zabur Kitab Zabur diwahyukan Allah kepad Nabi Daud a.s. sekitar abad ke 10 SM. di daerah Yerusalem (Palestina). Pokok ajaran kitab Zabur berisi tentang dzikir, nasihat, dan ...

Beriman kepada Kitab-kitab Allah

Image
A. Pengertian Kitab Kitab ialah wahyu Allah SWT yang disampaikan kepada para Rasul untuk diajarkan kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidup. Suhuf ialah lembaran-lembaran yang berisi wahyu Allah SWT yang disampaikan kepada para Nabi dan menjadi dasar atau nasihat secara umum untuk hidupnya tetapi tidak wajib disampaikan atau diajarkan kepada umat manusia lain. Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT berarti memercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para Rasul yang berisi wahyu untuk di sampaikan dan diajarkan kepada umat manusia. Beriman kepada Kitab Allah merupakan rukun iman yang ketiga. Umat Islam wajib percaya dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa semua kitab yang telah diturunkan Allah kepada para Rasul-Nya itu pasti benar. Allah SWT berfirman: artinya: :  "Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Quran) yang diturunkan ke...

Peristiwa yang Terjadi Setelah Hijrah ke Madinah

Image
Sejak hijrah ke Madinah, selama kurang lebih 10 tahun, Nabi SAW. dan para sahabat berdakwah kepada penduduk Madinah tanpa mengenal lelah dan tidak pernah putus asa. Kebanyakan penduduk Madinah, terutama suku Aus dan Khazraj, menerima dakwah Nabi SAW tersebut. Rintangan yang harus dihadapi Nabi SAW berasal dari orang-orang Yahudi yang tidak senang dengan keberhasilan dakwah Rasulullah SAW. Kaum Yahudi berani melanggar perjanjian yang telah disepakati sebelumnya dengan kaum muslimin. Salah seorang Yahudi munafik yang tidak senang adalah Abdullah bin Ubay. Ia selalu melaporkan kegiatan Nabi SAW di Madinah kepada kaum kafir Quraisy di Mekah sehingga pada masa-masa kemudian menyebabkan banyak peperangan yaitu: 1. Perang Badar Perang Badar terjadi pada tanggal 17 Ramadlan tahun 2 H bertepatan dengan tanggal 8 Januari 623 M. Perang terjadi di dekat sebuah sumur milik Badar yang terletak antara Mekah dan Madinah. Peperangan ini disebut dengan Perang Badar karena sesuai dengan pemilik su...